Pengamal Surah Al Waaqi'ah Penolak Kemiskinan
Pada posting kali ini saya akan menampilkan kisah menarik yang bisa
dijadikan sebagai teladan bagi siapa saja yang mau meyakininya. Pada
tahun 1999, di mana pada saat itu taraf ekonomi bangsa masih mengalami
krisis, sehingga banyak di antara mereka menjadi pengangguran, dan
mencari pekerjaan juga bukan perkara mudah.
Kesulitan tersebut bukan hanya dirasa bagi mereka yang sulit dalam
mencari pekerjaan, tetapi bagi para pengusaha, termasuk bagi seorang
pengusaha kayu yang dikisahkan di sini. Saya mohon maaf apabila
pengusaha tersebut tidak mau disebutkan namanya.
Setelah beberapa tahun mengalami kejayaan, satu tahun kemudian nasib
berbalik menjadi kehancuran dalam bisnisnya. Hal itu disebabkan, karena
kayu yang dikirim ke pabrik selalu mengalami perubahan
sleet (ukuran diameter).
Artinya, ukuran diameter di pabrik tidak sesuai dengan ukuran diameter
di depo (tempat pemangkal kayu), akhirnya pembelanjaan dan pengiriman di
pabrik selalu saja mengalami kerugian. Bukan hanya itu, kehancuran
bisnis kayunya juga dipicu buruknya manajemen sehingga kayunya banyak
yang hilang karena dicuri karyawannya. Belum lagi pengiriman kayu ke
pabrik yang tidak terbayarkan, sehingga menimbulkan kerugian yang sangat
besar.
Intinya, is telah gagal karena semua aset kayunya habis tidak tersisa.
Kenyataan demikian ini membuat dirinya sungguh sangat stres, karena
utang menumpuk sedang ia tidak punya uang untuk mengembalikan. Sementara
untuk mencari peluang bisnis yang lain, modal sudah habis; mau mencari
pekerjaan, tetapi tidak ada lowongan; mau pinjam uang, sudah tidak ada
yang mempercayainya. Bahkan, teman-temannya kini menjauh dan mencibir.
Memang sudah menjadi kebiasaan, apabila ada orang yang sedang tertimpa
kebangkrutan, maka teman yang dulu akrab, menghormati, memuji, langsung
berubah menjauhi, mencibir, dan menghina. Sebaliknya, apabila ada orang
yang kelihatannya sukses, maka biasanya is banyak teman, banyak relasi,
dan dihormati.
Demikian pula dengan orang yang sedang saya kisahkan ini.
Teman-temannya, bahkan keluarganya sekalipun sudah tidak mempedulikan.
"Temanku yang paling setia saat sekarang ini, tidak lain hanyalah istri
dan anakku," seraknya di sela-sela kepedihan yang menikam dirinya. Dan,
yang paling pedih di antara kesedihannya, orang tua dari istri (mertua)
menyuruhnya untuk bercerai dengan dirinya.
Hal yang demikian ini sungguh membuat dirinya sangat terpukul dan
semakin stres. Namun, dari kesedihan itu, ada sedikit pelipur yakni
istri yang selalu memberikan motivasi untuk selalu berusaha, apa pun
caranya. "Berkat istriku yang setia mendampingiku dengan sabar, hatiku
menjadi tergugah untuk selalu berusaha, bagaimanapun caranya,"
kenangnya.
Masa-masa pahit mereka alami berdua tanpa ada orang yang mau
mempedulikannya. Tetapi, dari kondisi yang demikian perih, mereka berdua
justru mendapat pelajaran yang paling berharga, yakni: hidup selalu
mandiri dan tidak mau bergantung terhadap siapa pun, kecuali kepada
Allah.
"Kita masih punya Allah, Mas, hanya kepada Dia-lah kita meminta
pertolongan dan perlindungan. Mas, jangan putus asa ya," kata istrinya
menghibur.
"Nggak, Sayang. Mas tidak akan pernah putus asa. Mas akan selalu
berusaha, tetapi dengan syarat, kamu harus sabar dan membantu dengan
doa. Bacalah Surat al Waaqi'ah setiap malam, jika perlu sehabis shalat
ashar dan sehabis shalat subuh secara terus-menerus," pinta suaminya.
Lho, kok disuruh membaca Surat al-Waaqi'ah, memang ada apa dengan surat
itu, Mas?" tanya istrinya tidak mengerti. "Kata kiaiku tempat saya
mengaji, bahwa Surat al-Waaqi'ah itu banyak sekali fadhilahnya. Karena
itu, barang siapa yang membaca Surat al-Waaqi'ah, maka dirinya akan
terlepas dari kesulitan ekonomi. Bahkan, akan dijauhkan dari kefakiran,"
terang suaminya serius.
"Berapa kali aku harus membaca Surat al-Waaqi'ah, Mas?" tanya istrinya.
"Semampunya," jawabnya datar. "Baiklah, Mas, mulai nanti malam aku akan
merutinkan membaca Surat al Waaqi'ah."
"Jika perlu biasakan juga bertahajjud dan shalat dhuha, agar kita
diberikan kemudahan dalam mencari rezeki." "Tapi, Mas juga mau
melaksanakan, kan?" "Tentu, Sayang."
Mereka berdua lalu sepakat untuk melakukan hal yang terbaik buat mereka.
Hari demi hari mereka lalui dengan berusaha dan berdoa. Tidak lupa
istri yang di rumah pun selalu berdoa mengharap suaminya dapat
pekerjaan; sementara suaminya selalu berusaha tidak kenal lelah, mencari
informasi sambil membawa lamaran pekerjaan.
Dan, alhamdulillah, setelah beberapa hari kemudian, ada seorang teman
memberikan informasi tentang lowongan kerja di perusahaan yang bergerak
di bidang perkayuan yang diekspor ke luar negeri.
Tidak berlangsung lama dia bekerja di pabrik itu, karena dirasa gaji
bulanan yang kurang dari standar, akhirnya ia keluar dan mencari
pekerjaan lain. Singkat cerita, setelah dirinya keluar dari perusahaan
itu, ia kemudian memulai untuk berbisnis batik dengan modal yang
pas-pasan. Bukan berhenti sampai di situ. Karena di samping dia menekuni
bisnis batik, ia juga memulai bergerak di bidang lain, yakni berkarya
sendiri.
Sementara istrinya juga memulai berusaha di bidang "pengobatan", dan
alhamdulillah, banyak orang yang berobat di tempatnya, hingga uang pun
datang sendiri seperti air yang mengalir tak berhenti. Mereka sekarang
hidup berkecukupan, bahkan lebih dari cukup. Namun, hidupnya sangat
sederhana. Demikianlah fadhilah dan mukjizat Surat al-Waaqi'ah yang
hingga kini masih dirasa kedahsyatannya.
Dalam cerita di atas, dari kondisi yang penuh dengan kesulitan,
selanjutnya ia bangkit dengan gairah dan semangat yang baru; berusaha
dan berdoa. Di samping itu, mereka juga secara rutin membaca Surat al
Waaqi'ah dengan penuh khusyuk dan bersungguh-sungguh. Inilah jalan
terbaik buat mereka. Jalan halal yang diridhai-Nya. Juga pilihan tepat
yang bertabur hikmah.
Allah Swt. berfirman: "Dan bagi masing-masing mereka derajat menurut apa
yang telah mereka kerjakan dan agar Allah mencukupkan bagi mereka
(balasan) pekerjaan-pekerjaan mereka sedang mereka tiada dirugikan."
(QS. al-Ahqaaf: 19).
Sumber: Buku Bacalah Surat Al Waaqi'ah Maka Engkau Akan Kaya Tags: keutamaan, keutamaan fadhilah al waaqiah, fadhilah al waaqi'ah, surah al waaqiah, surah kekayaan, rezeki, surah rezeki metode menjemput rezeki, download, gratis, free, ebook, pdf, buku, kunci rezeki yang hilang, buku rezeki diantar, rezeki yang hilang, buku tentang rezeki, limpahan rezeki, berkah rezeki, sukses rezeki, rezeki berlimpah, rezeki tak terduga, rezeki, rizki, masalah rezeki, rahasia kunci rezeki.